Sinar di Pagi Senja part 6 (END)

by - Maret 10, 2015

Ini deh, aku next untuk terakhir...
___________

“Hari ini kita akan membahas soal anak-anak jalanan. Senja, tolong utarakan aspirasimu,”ujar Naya. Pagi mengedipkan matanya.
“Hmm, asprasiku tentang anak jalanan. Kita, kita akan menggalangkan dana untuk mereka. Setelah itu kita akan mengirim surat kepada pemerintah untuk lebih memperhatikan anak jalanan. Kita juga akan membuat suatu acara yang isinya penggalangan dana untuk itu. Disana kita akan menggalangkan dana dari hasil tiketnya,” kata Senja. Naya tersenyum.
“Aku setuju,”kata Pagi.
“I’m agree,”ujar Raya.
“AKu juga setuju,”kata yang lain lalu bertepuk tangan.
“Selamat ya, Senja. Usulanmu sangat bagus!”Seru Naya. Senja tersenyum.
                                                J J
“Uhm, aku sangat bahagia, Pagi..”kata Senja. Pagi tersenyum.
“Jadilah anak yang pede untuk selamanya, Senja.”jawab Pagi. Senja tersenyum manis.
“Aku nggak tau caranya bales perbuatan kamu yang menyebalkan itu…”ujar Senja memandang ke arah langit.
“Aku hanya ingin kamu memaafkan aku atas kejadian itu,”jawab Pagi.
“Sudah kumaafkan sejak lama..”
“Oh..”
“Ngomong-ngomong soal acaranya itu, gimana?,”tanya Pagi.
“Menurutmu gimana?,”
“Ya nggak gimana-gimana. Kamu kan yang punya usul,”kata Pagi.
“Besok kita bahas. Oke?,”ujar Senja. Pagi mengedipkan matanya.
“Eh, ada es krim tuh. Kamu mau nggak?,”tanya Pagi. Senja mengangguk. Mereka berdua berjalan mendekati tukang es krim. Sesosok anak sedang beli es krim disana.
“Kak Pagi?,”sapa anak itu. Pagi tersenyum.
“Echa? Eh gimana kabarnya?,”tanya Pagi. Echa tersenyum.
“Baik kak, Kak Senja gimana?,”jawab Echa lalu bertanya.
“Tuh anaknya,”Pagi mendongakan kepalanya lalu memandang Senja yang bengong menatap Pagi dan Senja.
“Jadi, kalian…”Senja terdiam.
“Kaburrrr,”
                                                            J J
“Iya kami bersengkokol,”ujar Pagi. Senja menghela nafas.

“Iya aku tau. Dan baru tau…”Senja tersenyum. Echa duduk disamping Senja. Ikut memandang langit yang penuh dengan cahaya kemerahan. Sunset menemani Senja dan menyinari hati Pagi yang penuh dengan keceriaan. Keceriaan kebersamaan yang telah mereka ciptakan, untuk menolong Senja.


You May Also Like

0 komentar