Berkat Buku
Yeayy....Postingan kedua....Ok....Kali ini judulnya Berkat Buku...Dan pernah diikutkan dalam lomba Cerpen di MIN Jejeran...Hore...Selamat Membaca teman semua...
Andini mendesah melihat
hasil ulangannya.Angka tujuh terpampang diatas namanya.Sementara itu
teman-temannya tampak bersorak sorak melihat hasil ulangannya.Ada yang nilainya
sembilan bahkan sepuluh.Andini hanya berjalan gontai menuju jemputannya. Pak
Ali,sopirnya melihatnya heran.Tak biasa anak majikannya hanya terdiam.
“Ada apa non??Kok
tampak sedih??”tanyanya sambil memberikan sebotol teh dingin kepada
Andini.Andini hanya menggelengkan kepalanya seraya meneguk teh itu dengan cepat
.
“Uhuk...”Andini
terbatuk.Pak Ali terkaget kaget .Lalu memberikan air putih kepada Andini .
“Non...jangan cepat
cepat,nanti tersedak lho...”peringat pak Ali sambil terus menyetir mobil.
Andini hanya
tersenyum.Tiba tiba terdengar dering hp tanda SMS masuk.Andini membaca SMS yang
masuk, “An...berapa nilai hasil
mu??Memuaskan tidak??From Gea.Ulangan lagi...Ah males ah. Andini hanya
menaruh hpnya ketas.Tak terasa sudah sampai di ru-mahnya yang besar dan mewah
menawan.
“Assalamualaikum...Honey
pulang...”sapa Andini lesu .
“Hai sayang..kok lesu
nih??”tanya bunda sambil membawakan segelas jus mangga segar hasil racikannya
sendiri . Andini hanya menyodorkan kertas ulangannya .
“Oh karena ini ya
sayang...Gak papa...Lagipula ini salah mu sendiri kan...bukannya bunda sudah
menyuruhmu untuk belajar yang giat...tetapi kamu terus bermain labtop...ini
salah mu sendiri sayang...”Bunda menasehati Andini . Andini hanya mendengarkan
sembari menyeruput jus mangga buatan bunda .
“Kamu mengerti
sayang??”tanya bunda.
“Iya bunda...Tapi apa
yang harus Andini untuk memperbaiki nilai Andini?”jawab Andini lalu kembali
bertanya kepada bunda .
“Besok,kamu akan
bunda buatkan sebuah perpustakaan khusus buku...Agar kamu bisa lebih fokus
belajar kamu bunda buatkan jadwal agar kamu disiplin...”Saran bunda .
“Oh gitu ya bun...?”Andini
tapak mengerti . “Terima kasih bunda...Andini belajar dulu ya...”kata Andini
sambil bergegas men-uju kamarnya.
“Iya...Sudah sana
belajar dulu...”Kata bunda.Andini mengacu-ngkan jempolnya.Dikamar Andini
membaca beberapa buku eksklopedia dan beberapa buku pelajaran lainnya hingga
waktu makan malam tiba.
********
“Andini sayang
sekarang waktunya makan...”Bunda memanggil Andini yang asyik membaca
buku.Andini menoleh lalu mebatasi halaman buku lalu berlari menuju ruang makan
disamping kolam . Tampak ayah sudah menunggu .
“Honey...katanya
bunda kamu nilainya jelek ya?”tanya ayah sambil mengambil nasi didepannya.
“Iya ayah...nilai
Andini jelek...tapi tadi Andini sudah memperbaikinya...”jawab Andini .
“Oh...Coba ceritakan
kepada ayah tentang ilmu yang kamu dapatkan setelah membaca buku...”pinta ayah.
“Berdasarkan buku
yang Andini baca,terdapat beberapa jenis penyakit menular seperti selesma,flu
dan demam.Penyakit tersebut banyak disebabkan karena bakteri dan virus.Juga
sama seperti diare.Diare juga penyakit menular yang disebabkan oleh bakteri
yang dibawa oleh lalat dari penderita diare kemakanan dan dimakan yang dimakan
oleh bukan penderita diare.Jika bukan penderita diare memakan makanan tersebut
maka orang tersebut dapat tertular diare...”jelas Andini panjang lebar.
“Kamu termasuk anak
yang cerdas Andini...kamu bisa menangkap pelajaran dengan cepat tanpa harus
dijelaskan...”puji ayah sambil mengambil sandwich dan memakannya.
“Terima kasih
ayah...”Andini tersenyum mendengar perkataan ayah yang membuat orang merona
pipi nya.
“Sudah sudah ayo
makan...”ajak bunda sambil duduk dikursi lalu mengambil nasi dan daging asap
lalu mulai memakannya.
******
“Anak anak....hari
ini ada ulangan mendadak untuk menambah nilai kalian yang jelek...Siapkan
selembar kertas dan alat tulis.. akan saya bacakan soalnya...”Pinta bu.Laila .
Semua murid
melongo.Andini hanya tenang-tenang saja. Ternyata soal soal itu berasal dari
bahan pelajaran yang belum diajarkan . Tentu saja semua murid kebingunan
mencari jawaban . Sementara itu Andini terus mengerjakan soal yang dilontarkan
oleh bu Laila .
“Baik anak anak nilai
tertinggi diperoleh oleh Andini.Andini kamu berhak mengikuti olimpiade IPA
tingkat provinsi karena kamu dapat mengerjakan soal tanpa harus belajar.”jelas
Bu Laila . Andini hanya mengangguk pelan .
******
“Bunda aku diikutkan
lomba Olimpiade IPA tingkat provinsi!” seru Andini senang.
Mata Bunda berbinar
binar senang.Ia bertanya kepada Andini, “Karena apa sayang kamu bisa ikut
olimpiade tersebut?”
“Nilaiku tertinggi
saat ulangan mendadak tanpa harus belajar .”jelas Andini.
“Anak bunda
pintar...”puji Bunda.
*****
seminggu kemudian
olimpiade tersebut dimulai dan Andini
berhasil meraih juara yang kesatu dan mengikuti Olimpiade tersebut ke
tingkat nasional dan berhasil meraih juara 2 dan mengikuti lagi hingga tingkat
internasional dan masuk ke 3 besarnya.Mendadak nama Andini terkenal hingga luar
negeri.Besarnya Andini menjadi seorang profesor yang terkenal.Semua berkat
BUKU!!

0 komentar